Tampilkan postingan dengan label Agama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Agama. Tampilkan semua postingan

Jumat, 10 Januari 2014

Kisah teladan sahabat Sahal Ra. di zaman Nabi Muhamaad Saw.

Kisah teladan sahabat Sahal Ra. di zaman Nabi Muhamaad Saw.
By Muhammad Misdi Elyumna

Suatu ketika Sahabat Sahal ra. memiliki tetangga yahudi dan punya rumah bertingkat. Sementara itu air kamar mandinya bocor yang mengenai rumah sahabat Sahal. Sahal bertahun-tahun secara diam-diam mengambil dan menadahi air bocoran kamar mandi tersebut dengan ember. Setiap malam dibuang air tersebut dengan maksud agar tidak kedengaran tetangga yahudi. Dan kejadian inipun tidak disampaikan (tidak mau menegur) kepada tetangga yahudi hanya karena untuk menjaga perasaan dan menjaga hubungan baik bertetangga saja.
Suatu ketika, sahabat Sahal sakit. Tetangga yahudipun akhirnya menjenguk. Setelah melihat-lihat rumahnya ternyata dilihatlah ada ember berisi air dari curahan kamar mandi rumah yahudi tersebut.  Bertanyalah  yahudi tersebut kepada Sahal dan terjadilah dialog;
“Ada apa dengan ember didekat rumah saya ini?”
“Ini ember aku gunakan untuk menadahi air bocoran dari kamar mandi kamu.”
“Sudah berapa tahun bocornya?”
“Sudah bertahun-tahun.”
“Kenapa kamu tidak menegur saya?”
“Saya menjaga perasaan kamu, ada hak tetangga. Dan ini adalah akhlak Nabi Muhammad Saw.”
Akhirnya si yahudi meminta maaf dan akhirnya berkat tauladan akhlak mulia sahabat Sahal Ra,
si Yahudi pun akhirnya masuk Islam.

Pada saat saya menulis ini, saya pun sedang diuji oleh Allah sebab tetangga yang memiliki hewan ternak. Sehingga kami dan para tamu yang berkunjung ke tempat rumah dan kantor percetakan, mendapat bau harum. Apalagi sedang musim hujan. Semakin harum dan semerbak. Semoga kami dikuatkan dan sabar serta ikhlas. Sekaligus mudah-mudahan kami cepat-cepat mendapat bau harum surga sebelum meninggal kami. Artikel ini hanya sekedar untuk saling menginspirasi bukan membuka aib tetangga. Semoga bermanfaat. Amin Ya  Rabbal ‘Alamin.

Pesan Moral:
1.       Menjaga kemulian akhlak sebagai muslim adalah mutlak.
Rasul Saw bersabda; Sesungguhnya aku diutus ke dunia ini untuk menyempurnakan akhlak.
Ini menjadi dasar bahwa tolak ukur memulyaan seseorang itu lebih dilihat dari akhlaknya. Seberapapun ilmu dan harta benda yang dimiliknya, jika tidak punya amal, berakhlak buruk dan berperilaku sombong, maka akan mengatarkan kehancuran semata.
  
2.       Menjaga hak bertetangga adalah mutlak dan sunnatullah.
Tetangga memiliki hak dan tanggung jawab antar sesama tetangga. Terkadang justru karena akhlak bertetangga yang baik, akhirnya bisa masuk surga. Namun sebaliknya, jika tidak pernah menunaikan hak tetangga, dan sering menyakitinya justru menghawatirkan masuk neraka.

3.       Merendahkan hati membawa mulia di mata Allah.
Rasul Saw bersabda; “ Sesungguhnya Allah tidak akan melihat wajah dan harta kalian, akan tetapi Allah melihat amal dan hati kalian.”
Dari dasar ini yang terpenting adalah amal dan hati kita. Bersihkan hati dan sucikan jiwa, insyaa Allah akan membersihkan dosa-dosa kita.

4.       Dengan menjaga akhlak tersebut akhirnya orang non muslim, baik tetangga maupun non muslim yang memusuhi akan mendapat sentuhan hikmah yang menyebabkan masuk Islam.

Semoga bermanfaat. Shollu ‘alan Nabi…..!!
Salam Sukses Berkah Berlimpah. 

Senin, 06 Januari 2014

Langkah Awal Sukses Dimulai dari Sini.

Langkah Awal Sukses Dimulai dari Sini.
by Muhammad Misdi Elyumna



"Suami yang sukses biasanya selalu didampingi oleh istri sahnya. Akan tetapi Suami yang usahanya bangkrut, karirnya jeblok, sering mengalami frustasi biasanya didampingi oleh perempuan yang gak sah."


Banyak impian pada diri seorang laki laki ketika hendak menikah nantinya. Sebelum menikah pengin punya rumah, punya mobil, punya perusahaan yang besar, dan seterusnya. Tidak salah dan boleh-boleh saja. Kalau saya menyebutnya mereka yang demikian itu golongan otak kiri. Sesungguhnya mereka itu takut untuk bergegas menikah. Kalau imipian itu semua gak terwujud, maka Anda akan jomblo selamanya. Kasihan kan? Kalau perlu dimasukkan data pada musium laki-laki tua lajang dengan sejuta impian. Semestinnya :Menikah dulu, baru nanti Allah akan mencukupkan dan mengayakan.

Pesan Nabi Muhammad Saw, "Nikah itu sunnahku, maka barang siapa yang enggan terhadap sunnahku (menikah) maka mereka bukan termasuk golonganku"  al Hadits. Hampir kebanyakan orang sekarang enggan direpotkan dengan urusan istri dan anak. Apalagi kalau mengurus keluarga, merasa semakin rumit dan tambah ruwet. Inilah kebiasaan dan mindset hidupdi kota besar, seperti di Jakarta dan sekitarnya. Mereka cukup hidup sendiri, mengurus dirinya sendiri, selesai sudah. Ketika mereka butuh untuk komunikasi bathin, maka kebanyakan mereka sama-sama mencari pasangan untuk saling berbagi komunikasi dan perasaan. Sehingga tercipta hubungan harmonis di luar pernikahan, dengan urusan hidup masing-masing. Ternyata tidak sampai disitu saja. Keitika membutuhkan lebih dari sekedar curhat, maka akan terjadi juga hubungan sex sebagai bentuk rasa suka sama suka. 

Lantas bagaimana menyikapi kehidupan metropolis yang sudah demikian membahayakan bagi generasi ini?

1. Rubah mindset dan karakter Anda pada kehidupan yang sebenarnya. Memutuskan  hubungan bathin dan dhohir pada kehidupan yang membahayakan seperti ini. Karena berdampak pada kesuksesan bisnis dan karir Anda sendiri.Sesungguhnya kehidupan yang sebenarnya adalah kehidupan yang normal. Kehidupan yang sudah ditentukan dan disyari'atkan oleh Islam. Yaitu menikah secara sah dan resmi.Punya keturunan dan keluarga. Menyambung tali persaudaraan yang sah dengan pihak keluarga laki-laki dan pihak keluarga perempuan, dan seterusnya.

2. Bergegas untuk segera menikah. Ingin istri yang sholehah jadikan diri kita orang sholeh. Pasti dengan sendirinya Allah akan menunjukkan jalan bertemu dengannya. Walaupun tidak memiliki fasilitas yang besar, rumah belum punya, mobil belum terbeli, properti belum terbangun, maka tidak harus menjadi tolak ukur kebahagiaan. Nikah dulu sembari berikhtiar keras, ntar Allah yang mencukupkan dan mengayakan. Padahal banyak orang setelah menikah itu malah justru kecewa berat. Kenapa? Iya kenapa nikahnya gak dulu-dulu aja, karena uuueennaaknya nggak ketulungan... hehehe....

3. Bergegas untuk merintis wasilah Pembuka Pintu Rezeki. Prosesi pernikahan jangan terlalu mewah dan besar-besar, secukupnya saja. Artinya tidak harus semua dana dicurahkan untuk segala urusan pernikahan. Agar kelihatan wah dan glamour. Sehingga kadang-kadang setelah menikah malah banyak hutang. Ini yang gak bener. Pikirkan pasca nikah, itu lebih penting. Jadi sisakan dana untuk membangun bisnis baru. Saya meyakini akan cepat ramai dan besar. Karena dua insan rezeki disatukan oleh Allah dalam sebuah bisnis. Saya sarankan jangan sibuk melamar karyawan sana dan sini. konsentrasi saja pada bisnis. Sembilan dari sepuluh pintu rezeki itu di dunia perdaganagan atau bisnis. Jadi kalau ingin kaya, jangan menyibukkan diri menjadi karyawan.

4. Belajar mengembangkan bisnis dan ikuti training. Jika ingin mengasai dunia mesti perlu ilmu. Ingin masuk surga mesti dengan ilmu. Ingin mengusai dua-duanya juga mesti dengan ilmu. Untuk memulainya harus bergegas, namun untuk mengmbangkannya butuh ilmu.  Ikuti saran mentor Anda langkah demi langkah untuk mengembangkan bisnis Anda. Tunggu saatnya bisnis Anda akan berkembang. Selanjutnya tungga Anda akan lebih dewasa dalam berbisnis.

5. Tingkatkan kearifan hidup dan bijak. Kecukupan individual dengan berbagai fasilitas hidup, kemapanan ilmu pengetahuan yang luas ternyata justru banyak orang membuat miskin kearifan hidup. Kearifan hidup itu bukan di angku kuliah dan keilmuan semata, akan tetapi belajr di bangku kehidupan itu sendiri. Berkumpul dengan berbagai golongan dan mencoba untuk membuka mata dan hati, maka akan datang itu hikmah untuk salaing mengerti dan merasakan. Mengerti dan merasakan kehidupan susah orang lain akan membuka kearifan dan kebijakan diri. 

6. Tingkatkan Kedewasaan Sepiritual Anda. Urusan sepiritual adalah sebagai bentuk rasa syukur kita kepada Allah. Banyak orang yang tahu tentang sepiritual, namun belum banyak mereka yang dewasa di dalamnya. Tentang siapa Tuhan itu dan siapa diri kita sebenarnya? Apa itu dunia dan apa itu akherat? Siapa yang akan menghuni neraka dan siapa saja yang akan menghuni surga? Nah untuk menjawab itu semua tidak sekedar butuh ilmu tapi juga membutuhkan amal. Sebagai bentuk kedewasaan hidup. 

semoga bermanfaat. 
Salam Sukses Berkah Berlimpah.








Selasa, 05 November 2013

5 Kunci Sukses Menginspirasi di Tahun Baru 1435 H



5 Kunci Menginspirasi di Tahun Baru 1435 H
By Muhammad Misdi Elyumna


Kata orang bijak; Hari-hari yang terbaik adalah ketika hari-hari itu memberi manfaat besar bagi orang lain. Menurut Imam Ali RA, beliau mengatakan di dalam kitab Nashoihul Ibad bahwa hari yang paling baik adalah dimana seorang hamba hari-hari itu bisa mengingat Allah, bisa bertaubat, bisa mendatangi masjid untuk beribadah sholat berjamaah, dan bisa berbakti kepada orang tuanya.

Tanpa kita sadari bahwa di Tahun Baru ini 1435 H secara tidak langsung umur kita telah bertambah. Bahasa bertambah berarti ada kelebihan baik materi atau lainnya. Bila tahun lalu umur kita adalah 40 tahun, sekarang bertambah menjadi 41 tahun. Bertambah dewasa, bertambah pengalaman kerjanya, bertambah obsesinya, bertambah bisnisnya, dan bertambah makan garam kehidupannya. Namun dibalik itu, jika jatah umur kita untuk tinggal di dunia ini ternyata tinggal 4 tahun misalnya, berarti sisa hidup kita untuk menghirup udara di dunia ini tinggal 3 tahun. Subhanallaah.... Astagfirullahal ‘adziem....

Di era globalisasi dan modernisasi seperti sekarang ini, hampir diseluruh penjuru dunia, semua orang sibuk dengan dunia dan mengharapkannya. Bahkan mencintai dunia alias hubbud dunya. Ketika dunia sudah menjadi gaya dan pola hidup yang membahagiakan, maka yang terjadi adalah dunia akan masuk di hati. Tentu jika sudah demikian keadaannya akan lebih mengejarnya dan takut akan kehilangan dunia dan takut akan mati. 
Apa yang dikhawatirkan oleh Nabi Muhammad SAW terjadi bahwa beliau menyindir kita, akan dikhawatirkan pada umatku ini dengan dua hal, yaitu cinta dunia dan takut mati. Dan sekarang sudah benar-benar terjadi di berbagai belahan dunia.

Menjadikan hidup penuh dengan kebermaknaan dan kemanfaatan adalah jalan satu-satunya langkah yang harus diraih. Kenapa demikian? Faktanya adalah di Jepang, di Belanda, di Amerika dan bahkan di Indonesia sendiri banyak orang yang bunuh diri, penyakit rohani yang berkepanjangan, stress dan depresi. Berarti keadaan ini ditimbulah olek keadaan yang tidak seimbang dalam memaknai kehidupan ini. 

Jasad itu bisa hidup bila ruh ditiupkan di dalam badan seseorang. Badan akan bisa merasakan sakit bila di cubit, karena ada ruh. Nah, bila badan lemas butuh konsumsi makanan bergizi. Sama halnya dengan ruh itu membutuhkan makanan juga, yaitu nilai-nilai tauhid dan spiritual.  Ketika badan sakit orang tahu harus memeriksakan diri ke rumah sakit atau beli obat generik. Namun ketika ruh ini sakit, hampir semua orang tidak tahu harus berobat kemana dan apa obatnya. 
Bagaimana agar kita tetap diberikan kesempatan menginspirasi di tahun ini? Ini beberapa tips sebagai dasar untuk referensi pengembangan ke depan:
1.    Menjaga integritas diri seoptimal mungkin, dengan ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya.
Integritas adalah harga diri, kejujuran, personality, kemauan kuat, keberanian dan tekad untuk menjadikan insan yang mempertaruhkan masa depannya dengan ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya. Orang lain atau kebanyakan mitra itu tidak membeli karena produk, namun membeli karena integritas ownernya.
2.    Memperkuat karakter diri sehingga mampu memberikan pengaruh pada motivasi diri dan motivasi orang lain.
Karakter adalah hasil dari sebuah kekuatan niat baik, mindset seseorang dalam memandang sesuatu itu menjadi baik dan mulia. Sehingga menghasilkan kebiasaan-kebisaan baik dan pribadi akhlak mulia sampai menjelma menjadi karakter mulia yang berkepribadian.  
3.    Mempertajam pembeda abadi pada diri kita dengan meningkatkan relasi dan networking.
Pembeda Abadi adalah kekuatan potensi pada diri dari keahlian-keahlian bertaraf yang membentuk pada kepercayaan publik terhadap dirinya sehingga tercipta menjadi brand.
4.    Mempertajam ilmu, action, impian dengan visi manfaat besar untuk umat.
Impian itu arah. Action itu berlari. Sekencang apapun larinya jika arahnya salah pasti akan terjungkal. Dan sebaliknya, sehebat apapun impiannya jika tidak pernah action maka sama halnya dengan mimpi di siang bolong.
Ilmu itu mutiara dan pelita. Untuk menyempurnakan impian dan action wajib butuh ilmu.
5.    Berkolaborasi dengan berbagai lini komunitas dan kehidupan
    Belajar membaca dan belajar mendengar dan belajar berbagi dengan komunitas yang lain adalah cara terbaik untuk meningkatkan kemampuan, potensi dan kebesaran secara bersama-sama.
 
Saatnya kita mengoptimasi dan mengisi nilai-nilai agama dan ruh spiritual agar terjadi keseimbangan dalam badan dan hidup kita. Tingkatkan pemahaman dan amal agama dengan 11 Rukun Keberkahan Rezeki yang berisi nilai-nilai spiritual agama yang merupakan sunnah-sunnah yang dianjurkan dan diperintahkan oleh Nabi Muhammad SAW. Menjaga secara istiqomah dan mengamalkan 6 Rukun Keberlimpahan Rezeki karena berisi tentang perintah-perintah Allah yang mengantarkan pada kebermaknaan hidup. Apa itu 11 Rukun Keberkahan Rezeki dan apa itu 6 Rukun Keberlimpahan Rezeki? Secara lengkap dan detail, silahkan beli buku tersebut di toko-toko Gramedia dan via online tahun 2014 nanti. 

Sahabat Sukses, Do More and Wish Luck adalah harapan di tahun ini mampu menginspirasi jutaan manusia dengan memberi manfaat besar. Insya Allah kita akan menjadi manusia yang di sayangi Allah dan Rasaul-Nya. 

Salam Sukses Berkah Berlimpah.
Untuk mengundang dalam acara Training and Seminar :
0821 755 60 999 /0821 8358 7600